Es krim merupakan suatu benda yang berupa busa atau bisa dikatakan gas yang
terdispersi dalam bentuk cairan serta diawetkan di ruangan pendingin. Meskipun
es krim kelihatan sebagai bentuk yang padu, namun jiika dilihat melalui
mikroskop es krim sebenarnya tersusun dari empat komponen penyusun yakni
seperti udara dengan ukuran
tidak lebih besar dari 0,1 mm, kristal es, padatan
globula lemak susu, protein susu serta air yang dapat melarutkan gula dan
zat-zat penyusun lainnya.
KOLOID DALAM ES KRIM
DUNIA KOLOID DIDALAM ES KRIM
Translate
Kamis, 27 Februari 2014
PEMBUATAN ES KRIM
- 4 Kaleng Susu Cair
- 2 Kaleng Susu kental manis
putih
- 2 butir Putih Telur
- 2 Sendok Makan Tepung maizena
- 1 Sendok Teh Vanili
MENGENAI KOLOID
1. Pengertian Koloid
Istilah
koloid pertama kali diutarakan oleh seorang ilmuwan Inggris, Thomas Graham,
sewaktu mempelajari sifat difusi beberapa larutan melalui membran kertas
perkamen. Graham menemukan bahwa larutan natrium klorida mudah berdifusi
sedangkan kanji, gelatin, dan putih telur sangat lambat atau sama sekali tidak
berdifusi. Zat-zat yang sukar berdifusi
tersebut
disebut koloid. Tahun 1907, Ostwald, mengemukakan istilah sistem terdispersi
bagi zat yang terdispersi dalam medium pendispersi. Analogi dalam larutan, fase
terdispersi adalah zat terlarut, sedangkan medium pendispersi adalah zat
pelarut. Sistem koloid adalah suatu campuran heterogen antara dua zat atau
lebih di mana partikel-partikel zat yang berukuran koloid (fase terdispersi)
tersebar merata dalam zat lain (medium pendispersi). Sistem
koloid termasuk salah satu sistem dispersi. Sistem dispersi lainnya adalah
larutan dan suspensi.
2.
Pengelompokkan Koloid
3. Sifat Koloid
Langganan:
Postingan (Atom)


